Yukk… Ikut Tajwid Secara Gratis, Begini Caranya

SERATUSNEWS.ID,PAREPARE – Kabar gembira bagi warga yang ingin belajar Tajwid atau cara membaca Alquran dengan benar, kini telah hadir di kota Parepare, Safari Tajwid. Safari Tajwid ini akan mendatangi masjid-masjid untuk mengajar masyarakat secara gratis.

Nah, bila Anda ingin mendapat kesempatan belajar di masjid terdekat Anda? Caranya cukup mudah.Cukup daftarkan masjid Anda ke tim Safari Tajwid, setelah itu tinggal menunggu tim akan datang ke masjid Anda sesuai dengan tanggal agenda yang telah disepakati bersama.

TAJWID :Sejumlah warga memadati Mesjid Rahmatulloh ikuti Safari Tajwid

Founder Lembaga Training Of Tajwid Centre / Pencetus Safari Tajwid, Zufajar Najib Haddade, mengatakan, saat ini lembaga yang Ia pimpin telah launching pada Ahad kemarin, di Masjid Rahmatulloh Parepare. Warga yang ingin mendapat bimbingan dapat menghubungi lembaga Safari Tajwid, tanpa biaya.

“Alhamdulillah usai launching Perdana Safari Tajwid. Silahkan daftarkan Masjid terdekat wilayah anda untuk kami kunjungi. Kegiatan ini free tidak memungut biaya,” kata Zufajar.

Zufajar Founder Lembaga Training Of Tajwid Centre

Pada launching kemarin, lanjutnya, sudah dimulai juga pembelajaran Tajwid bagi jamaah masjid, hadir masyarakat sekitar 50 orang.

Terlihat warga dengan penuh antusias belajar mengaji yang sesuai dengan tajwid.

Zufajar juga mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah memberikan dukungan dan dorongan terbentuknya lembaga yang fokus membantu masyarakat, untuk pandai mengaji atau membaca Alquran berdasarkan tajwid.

“Terima kasih kepada teman-teman dan Pengurus Lembaga Training of Tajwid Centre Parepare atas kontribusinya sehingga kegiatan kami terlaksana dengan baik,” ucap penyuluh Agama KUA Soreang Parepare ini.

Anak muda kreatif ini juga sangat berharap dukungan dari pemerintah dan lembaga keagamaan. “Harapanya kedepan semoga mendapat support dari lembaga keagamaan dan dari pemerintah daerah agar bisa berkontribusi besar dalam bersinergi membangun Parepare menjadi kota santri dan Ulama,” harapnya.(fth/rdi)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: