Tekan Harga Pasar, Wali Kota Parepare Lepas Tim Pasar Murah di 22 Kelurahan

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE —  Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, bergerak cepat untuk menekan harga sejumlah komoditi yang semakin hari semakin naik, terutama jelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah.

Untuk itu Pemkot Parepare, memberikan suntikan harga sembako melalui subsidi dan juga menggelar pasar murah untuk meningkatkan daya beli masyarakat yang kian menurun akibat naiknya harga sejumlah komoditi di pasar.

Pasar murah ini akan digelar selama 2 hari, yakni mulai tanggal 30 Juni hingga 1 Juli 2022 di 22 kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan yang ada di Parepare.

Pelepasan tim pasar murah ini, berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, pada Kamis (30/6/2022) pagi.

Tim pasar murah itu dilepas langsung oleh Wali Kota Parepare, H.M. Taufan Pawe yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Pangerang Rahim dan Sekretaris Daerah (Sekda), Iwan Asaad serta seluruh Satuan Perangkat Daerah (SKPD), dan camat dan lurah se-Kota Parepare.

Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare Taufan Pawe menjelaskan, pemerintah hadir menjelang hari raya Idul Adha untuk menjaga dampak inflasi selama 24 jam.

“Inflasi dalan tata kelola pemerintahan yang harus dijaga satu kali 24 jam. Karena gambaran ketersediaan kebutuhan masyarakat dan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Taufan Pawe juga mengatakan, pemerintah akan terus hadir untuk meningkatkan daya beli masyarakat demi memberikan kesejahteraan.

“Tentu pemerintah berusaha meningkatkan daya beli dan mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Wali Kota Parepare dua periode itu juga menyebutkan, pasar murah ini diupayakan dapat meringankan beban masyarakat menjelang hari raya Idul Kurban.

“Program ini (pasar murah) diupayakan dapat meringankan beban masyarakat itu sendiri, jadi pasar murah ini penerima 2700 kepala keluarga,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan pasar murah ini mampu menekan harga sembako yang semakin melonjak tinggi.

“Ini juga bisa membuat penjual tidak seenaknya menaikkan harga jualannya. Saya ingin menyampaikan secara jujur kami rutin melaksanakan pasar murah dan telah kami siapkan anggarannya,” ungkap Taufan Pawe.

Tak hanya itu, Pemkot Parepare juga terus akan hadir tidak hanya di bulan Ramadan, menjelang Idul Fitri tapi di hari raya Idul Adha juga mengambil kebijakan untuk menggelar pasar murah.

“Bukan hanya bulan Ramadan atau Idul Fitri saja, akan tetapi di Idul Adha juga ada analisis pertimbangan gejolak harga, dan saya perintahkan Disdag mengambil kebijakan cepat,” jelasnya.

Taufan Pawe juga mengatakan pemerintah akan selalu hadir untuk masyarakat demi mensejahterakan masyarakat dan juga mendukung misi untuk menjadikan Kota Parepare sebagai kota industri tanpa cerobong asap.

“Ini semua untuk kita semua dan kami tidak pernah diam untuk mensejahterakan masyarakat agar kota ini maju, mandiri, dan mencapai kota industri tanpa cerobong asap,” tutupnya.

Total kupon sembako di pasar murah sebanyak 2860 dengan rincian beras 5kg dengan harga subsidi Rp 25ribu, gula pasir 2 kilogram harga subsidi Rp 15ribu, minyak goreng 2 liter harga subsidi Rp 42200, terigu 1kg harga subsidi Rp 8ribu, minuman satu botol Rp 7800 dan susu kaleng satu kaleng disubsidi Rp 6600.

Nilai subsidi per kupon sebanyak Rp 55ribu dengan total subsidi sebanyak Rp 157.300.000. (adv/hsl) 

abdi

Tinggalkan Balasan

Next Post

Potensi Ekonomi Syariah di Sulsel Masih Terbuka Lebar

Kam Jun 30 , 2022
SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Potensi ekonomi syariah di Indonesia masih terbuka lebar karena memiliki penduduk muslim terbesar di dunia. Demi memanfaatkan potensi tersebut, strategi dan terobosan yang tepat sasaran harus dilakukan agar ekonomi syariah mampu berkontribusi lebih besar lagi terhadap perekonomian nasional. Dalam nilai Top 15 Global Islamic Economy Indicator, yang […]

Kategori

%d blogger menyukai ini: