Tarif Parkir Disepakati, Dishub Parepare Fokus Rekayasa Lalu Lintas ke Stsdion Gelora BJ Habibie

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Pertemuan kedua pihak antara masyarakat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, telah membuahkan hasil terkait kesepakatan besaran tarif parkir di sekitar Stadion Gelora BJ Habibie.

Kesepakatan terkait besaran tarif parkir itu, yakni sebesar Rp 10 ribu untuk motor dan Rp 20 ribu untuk kendaraan roda empat.

“Tarif selaras ini dikenakan bagi kendaraan yang parkir di area stadion maupun di lahan milik warga. Jadi, baik di area stadion maupun di lahan warga tarifnya sama,” jelas Kepala Dishub Parepare, Iskandar Nusu.

Iskandar Nusu menyebutkan, untuk kantong parkir milik warga akan dikelola secara mandiri.

“Tidak ada masuk di Dishub. Semua warga yang dapat. Mereka akan dilengkapi id card untuk memudahkan diketahui penonton,” kata Mantan Kadis Kominfo itu.

Kadishub Parepare juga menegaskan, walau warga yang mengelola parkir, namun Dishub tetap melakukan pengawasan untuk menghindari adanya kenaikan tarif parkir secara sepihak.

“Tetap kita koordinir. Pengawasan parkir tetap Dishub lakukan. Sebagian juga mengatur arus lalu lintas bersama Satlantas Polres Parepare. Ini supaya tidak ada lagi keluhan suporter di media sosial akan mahalnya tarif parkir di sekitaran Stadion,” tegas Iskandar Nusu.

Iskandar menyebut, untuk daya tampung kendaraan di dalam stadion, baik roda dua dan empat diperkirakan bisa mampu menampung 5 ribu unit.

“Wilayah Stadion kita dominan motor. Daya tampung motor sebanyak 5 ribu. Mobil 500, kalau bisa di bawah dari itu,”, ujarnya.

Untuk titik kantong parkir di luar stadion belum diketahui. Kata dia, UPTD Parkir akan melakukan koordinasi dengan Lurah setempat untuk menghitung jumlah kantong parkir milik warga.

“Kita upayakan juga tidak ada yang parkir di pinggir jalan. Makanya kita cari kantong parkir lahan warga,” ujarnya.

Selain itu, Dishub bersama Satlantas Polres Parepare juga bakal melakukan rekayasa lalu lintas untuk menerapkan satu arah dan memastikan letak parkir sejauh mana.

“Nanti akan rekayasa lalu lintas untuk one way. Supaya kendaraan yang lewat tidak berbenturan dengan lahan parkir. Kita upayakan di area stadion penuh, baru parkir di lahan warga,” pungkasnya. (hsl/ag) 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: