Maksimalkan Kurikulum 2013, Kemenag Wajo Latih 80 Tenaga Pendidik

SERATUSNEWS.ID, WAJO — Dalam rangka memaksimalkan penerapan program kurikulum 2013, Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo menggelar kegiatan Pendampingan Kurikulum  bagi Guru dan Pengawas di kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Wajo Jalan Akasia Kota Sengkang, Senin (26/08/2019) diperuntukkan untuk guru RA, MI, MTs, dan MA se Kabupaten Wajo yang berjumlah 80 orang peserta.

Kakan Kemenag  Wajo H. Anwar Amin menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk untuk menjamin terlaksananya implementasi kurikulum  2013 secara efektif dan efesien. Namun secara khusus pendampingan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dan pengawas sehingga mampu menyusun instrumen penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Selain itu juga melaui forum ini bisa menjadi momentum silaturahim antar Pengawas, guru – guru dan kepala madarasah yang selama ini hanya berjalan sendiri – sendiri dengan tugas dan fungsi masing – masing.

Pemateri Pendampingan kegiatan ini langsung dari Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, Kakan Kemenag Wajo, Kasubag TU dan Instruktur Kurikulum.

Kegiatan Pendampingan bagi Guru dan Pengawas di Kantor Kemenag Kab. Wajo ini dibuka oleh Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Anwar Abubakar. Dalam arahannya beliau menegaskan bahwa Kurikulum akan secara terus menerus mengalami perubahan atau penyempurnaan maka dari itu pengawas harus sering sering turun melakukan supervisi dan kepala madrasah dan guru guru harus menambah refrensinya termasuk kurikulum ini bagaiman bisa diintergrasikan secara keseluruhan mulai dari pelajaran sains, pelajaran agama dan yang paling penting kearifan lokal.

Anwar Abubakar juga harapkan pentingnya antar sesama guru dan pengawas untuk saling bersinergi dan jaga kebersamaan sebap guru dan pengawas madrasah merupakan garda terdepan penentu kemajuan madrasah, oleh karena itu peranannya dalam implementasi kurikulum menjadi sangat penting.  (hms)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: