Kulit Ketupat Laris Manis, Pedagang Mampu Kantongi Keuntungan Hingga Rp 500ribu

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Penjual kulit ketupat di Pasar Lakessi, Soreang, Kota Parepare, laris manis. Bayangkan saja, selama dua hari para pedagang meraup keuntungan hingga Rp 200ribu perharinya.

Diketahui kulit ketupat terbuat dari bahan dua jenis yakni daun pandan dan daun kelapa. Paling laris terjual jenis daun pandan yang memiliki ciri khas wanginya.

Ketupat memang menjadi salah satu sajian wajib di setiap momen lebaran, baik itu lebaran Idul Fitri maupun Idul Adha.

Salah seorang pedagang penjual kulit ketupat Surianti mengatakan, kulit ketupat yang ia jual dalam seikat seharga Rp 10ribu.

“Kulit ketupat ini saya jual 10ribu rupiah yang isinya itu sepuluh buah dalam satu ikat,” jelasnya.

Surianti juga mengungkapkan, kulit ketupat buatannya mampu terjual sampai dua ratus buah dalam sehari, dan sebelum hari lebaran laku terjual lebih dari seribu buah.

“Mulai dua hari sebelum lebaran sudah terjual 200 buah kulit ketupat dan pas hari satu hari sebelum Idul Adha terjual ini lebih dari seribu yang terjual,” ungkap pedagang kulit ketupat di Pasar Lakessi itu.

Dia juga menyebutkan pembelinya merupakan ibu-ibu yang akan memilih ketupat menjadi pelengkap hidangan lebaran dan sesama penjual yang juga menjual kulit ketupat.

“Pembeli itu dari ibu-ibu dengan sesama penjual karena rata-rata mereka beli dari saya yang jual di dalam pasar,” kata Surianti.

Surianti bersama kakaknya telah menjual kulit ketupat selama hampir 10 tahun lamanya.

Surianti dengan kakaknya itu mampu mengantongi keuntungan selama dua hari menjelang lebaran Idul Kurban sebanyak 400ribu hingga 500ribu.

“Keuntungan yang sering didapat itu hasil menjual (kulit ketupat) ini, sampai 400ribu hingga 500ribu selama dua hari,” pungkasnya. (hsl/ag) 

abdi

Tinggalkan Balasan

Next Post

Taufan Pawe Jadi Keynote Speaker di Sekolah Politik Mahasiswa FISIP se-Sulsel

Sen Jul 11 , 2022
SERATUSNEWS.ID, PINRANG — Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa (BEM KEMA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bosowa menggelar Sekolah Kepemimpinan, Politik, dan Demokrasi. Kegiatan yang diikuti mahasiswa FISIP dari berbagai kampus se-Sulsel ini digelar selama empat hari di Villa TP Lowita, Kabupaten Pinrang, Senin – Kamis, 11 […]

Kategori

%d blogger menyukai ini: