Hari Kelima Operasi Patuh 2022, Satlantas Polres Parepare Beri Teguran 12 Pengendara

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Hari kelima Operasi Patuh 2022 kembali digelar oleh Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Parepare.

Operasi Patuh kali ini, petugas Satlantas Polres Parepare menyasar Pengendara yang melintasi jalur Transportasi Sulawesi, atau di Jalan Bau Massepe, depan Pasar Sumpang, Bacukiki Barat Parepare, Jumat (17/6/2022) sore.

Pengendara  roda dua yang kedapatan melanggar peraturan berlalulintas lantaran menggunakan knalpot brong atau knalpot racing serta tidak menggunakan helm pengamanan, langsung diberi teguran dan diedukasi, agar tidak mengulangi lagi pelanggaran yang sama di kemudian hari.

Hasil pantauan seratusnews.id, pengendara yang paling banyak mendapat teguran dari petugas Satlantas Polres Parepare, adalah pengendara roda dua yang kebanyakan tidak menggunakan helm serta menggunakan knalpot brong.

Total pengendara yang ditemukan melakukan pelanggaran berlalulintas, yakni sebanyak 12 kendaraan. Dengan rincian, 11 kendaraan roda dua satu unit mobil Pick Up yang melebihi muatan.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Parepare, AKP. Muhammad Yusuf mengatakan, pihaknya telah menjaring sejumlah pengendara mulai dari tidak menggunakan helm hingga kendaraan yang memakai knalpot racing

“Sore ini, kami memberhentikan sejumlah pengendara yang terlihat kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas seperti tidak menggunakan helm dan pelanggaran knalpot racing,” ujarnya.

AKP. Muhammad Yusuf juga menjelaskan,  seorang pengendara yang diberhentikan dan kemudian dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-suratnya, ternyata masa berlakunya sudah berakhir sejak lama.

“Tapi ada satu unit kendaraan roda dua yang kami tahan dan periksa surat-suratnya semuanya mati mulai STNK dan SIMnya. Namun kami tetap memberikan teguran dan edukasi dengan cara membiarkan knalpot racingnya dibuka dan diganti dengan knalpot standar, sedangkan knalpot racing yang tadi, dipersilahkan dihancurkan oleh pemiliknya sendiri agar tidak digunakan kembali dan juga mendapatkan surat teguran simpati atau teguran Operasi Patuh 2022,” jelasnya.

Sekadar diketahui, selama Operasi Patuh 2022 yang sudah berlangsung selama 5 hari ini, sudah ada 57 pelanggar lalulintas yang diberikan teguran. (hsl/ag) 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: