Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak, Disdag dan DKP Cek Ketersediaan Stok

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Tingginya harga komiditi pangan di pasar membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Perdagangan (Disdag) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bergerak untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tersebut.

Disdag Parepare bersama DKP, Badan Pusat Statustik (BPS) dan Kapala Bagian (Kabag) Ekonomi Pemkot Parepare turun ke Pasar Sentral Lakessi, Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, mengecek harga sejumlah bahan pokok.

Saat ditemui awak media, Kepala Disdag Parepare, Prasetyo Catur menyebutkan, adanya keluhan masyarakat terjadinya lonjakan sejumlah harga komiditas dan menindaklanjuti informasi di media.

“Kami turun mengecek langsung kebenaran yang ada informasi di berbagai media dan keluhan masyarakat terkait komoditas yang mengalami kenaikan harga, dan menanyakan ketersediaan bahan-bahan pokok menjelang hari raya Idul Adha sekaligus mengecek bahan kebutuhan yang meroket, yang dapat memicu terjadinya inflasi,” jelasnya.

Prasetyo juga bersyukur ketersediaan bahan pokok pedagang selama dua pekan lamanya akan aman.

“Alhamdulillah ketersediaan bahan pokok ini, para pedagang bisa terpenuhi dalam stok dua minggu ke depan masih stabil aman,” kata Kepala Disdag Parepare itu.

Dia juga mengakui bahwa dua bahan pokok dapur yang mengalami kenaikan drastis dan ternyata terjadi kekurangan stok.

“Cuman kami harus akui sejumlah komiditas mengalami kenaikan, seperti bawang merah yang melonjak naik dan melakukan penelusuran ternyata terjadi kekurangan bahan-bahan yang membuat melonjak harganya, akibat kurangnya pasokan dari Kabupaten Enrekang,” Kata Prasetyo.

“Alhamdulillah kami bersyukur, pedagang dapat suplai dari Bantaeng dan Takalar yang sedikit turun lebih dari setengah harga,” sambungnya.

Kepala Disdag Parepare itu juga mengungkapkan, bahan pangan cabai rawit harganya melonjak karena cuaca yang tak menentu.

“Kebutuhan cabai rawit juga mengalami kenaikan dikarenakan cuaca yang tidak menentu jadi pasokan pedagang berkurang dan harga sedikit mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Upaya yang akan dilakukannya, kata Prasetyo, akan fokus pada bawang merah karena kebutuhannya akan meningkat disaat lebaran Idul qurban.

“Kami akan berupaya membeli dari daerah lain utamanya bawang merah dan karena kebutuhkan saat hari raya Idul Adha akan meningkat dan hasil penelusuran ada yang menjual 65ribu perkilo dan ada juga mencapai harga 70ribu perkilo, tapi ada yang menjual 50ribu,” katanya.

Sedangkan Cabai Rawit, Parasetyo memprediksikan akan terjadi penurunan tergantung dari cuaca.

“Untuk cabai rawit itu ada potensinya turun, tergantung dari cuaca nantinya karena sekarang cuaca kadang hujan dan kadang juga panas, ini membuat lombok ini cepat busuk,” jelasnya.

“Nanti melihat cuaca mendekati hari raya Idula Adha, apakah petani cabai ini tidak kesulitan dan tidak terjadi pembusukan agar harganya bisa stabil,” tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menginstruksikan kepada Disdag, untuk turun melakukan pengawasan harga pangan dan kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Hal itu ditekankan Taufan Pawe sebagai upaya antisipasi dari pemerintah kota Parepare menjelang hari Raya Idul Adha awal Juli mendatang.

“Kita minta Disdag gencar melakukan pengawasan harga pangan dan kebutuhan pokok. Terutama pada harga ayam potong, harus stabil. Jadi, Ini bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi lonjakan harga jelang Hari Raya Idul Adha,” ucap Taufan Pawe. Kamis, (23/6/2022) kemarin.

Selain Dinas Perdagangan, Taufan Pawe juga mendorong kantor DKP untuk turun memastikan ketersediaan pangan jelang hari raya Qurban tersebut.

“DKP juga kita minta turun mengontrol serta memastikan ketersediaan pangan di pasar tradisional,” pinta wali kota bergelar doktor hukum itu.

Taufan Pawe menegaskan, Pemerintah Kota Parepare akan terus hadir demi menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

“Itu menjadi tanggungjawab kami sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tandas Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel itu. (hsl/ag) 

abdi

Tinggalkan Balasan

Next Post

Dinas DKP Parepare Pastikan Stok Aman Walau Harganya Melonjak Tinggi

Jum Jun 24 , 2022
SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Sejumlah harga komoditi di Parepare melonjak tinggi terutama pada cabai dan bawang merah. Mulai Dinas Perdagangan (Disdag), Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Kabag Ekonomi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Parepare turun melalukan inspeksi di Pasar Sentral Lakessi, Kecamatan Soreang. Soal stok pangan, Kepala DKP Parepare Muhammad Nur menyebutkan, […]
parepare

Kategori

%d blogger menyukai ini: