Aksi Komunitas NET Good People Parepare di WCD Parepare

SERATUSNEWS.ID,PAREPARE – Jutaan orang, Sabtu (21/9), melakukan bersih-bersih. Aksi World Cleanup Day serentak ini berlangsung di berbagai daerah di Indonesia dan lebih dari 100 negara.Di parepare Sulawesi selatan aksi ini digelar di wilayah pesisir pantai Mattirotasi dan cempae.

World Cleanup Day diinisiasi pertama kali oleh organisasi masyarakat di Estonia, yang disebut Let’s Do It, pada 2008. Setelah 10 tahun perjalanan, gerakan ini disambut oleh berbagai negara dan menjadi asal muasal lahirnya World Cleanup Day untuk melakukan aksi bersih-bersih secara serentak.

Di Indonesia, World Cleanup Day diperkenalkan oleh Let’s Do It Indonesia yang merupakan organisasi di bawah jaringan Let’s Do It World pada tahun 2014. Setelah 4 tahun perjalanan, Indonesia mencatat sejarah bagi aksi gotong royong dan dinobatkan sebagai pemimpin cleanup terbesar.

Tahun ini, World Cleanup Day Indonesia mengambil tema Cleanup for Peaceful Indonesia. Hal ini dikarenakan pada 21 September ditetapkan International Day of Peace atau Hari Perdamaian Internasional oleh PBB.

Dengan menggandeng masyarakat dari berbagai pihak dan latar belakang, WCD diharapkan menjadi momentum persatuan untuk semua orang berbuat baik untuk bumi. Salah satu komunitas yang juga ikut terlibat dalam aksi ini adalah NET Good People Parepare.

Komunitas ini sendiri sudah hampir berusia 2 tahun danmemang sudah banyak terlibat aksi sosial khususnya di Sulawesi Selatan. Beberapa aksi mereka diataranya melakukan kampanye penyelamatan mata air di salo karajae,penyaluran bantuan ke sejumlah lokasi bencana termasuk palu dan Sigi. Serta sejumlah aksi sosial lainnya di sejumlah daerah di wilayah Ajatappareng.

” Melalui komunitas ini sendiri sebenarnya kami ingin menebarkan aura positif untuk generasi milenial,khususnya di kota Parepare” terang Hamka Korda NET Good People Parepare. Kami sendiri berharap aksi ini tidak hanya jadi aksi simbolis,tapi bisa menjadi tradisi yang akhirnya membawa perubahan di daerah kita” lanjut Hamka.

Bersama Sejumlah anggota komunitas NET Good People Parepare Hamka tergabung dalam Zona I aksi bersih pantai di Parepare. Komunitas ini berhasil mengumpulkan berkarung karung sampah plastik yang dikumpulkannya dibibir Pantai.

Sementara itu Leader World Cleanup Day Indonesia Agustina Iskandar mengatakan, pihaknya telah melihat dampak yang besar dari persatuan saat cleanup tahun lalu, bagaimana semua orang bersatu dari latar belakang untuk membersihkan Indonesia.

“Semua relawan yang terlibat telah menabrak sekat dari perbedaan baik agama, suku, budaya, semua menyatu didalam aksi cleanup. Jadi tema kali ini memang dipilih juga sebagai cerminan masyarakat Indonesia saat ini yang dipersatukan dalam berbagai aksi baik,” ujar Agustina.

Hal senada disampaikan aktris muda Chelsea Islan yang juga merupakan ambassador dari World Cleanup Day Indonesia.

“Saya berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat terlibat dalam aksi World Cleanup Day ini untuk membantu Indonesia menjadi lebih bersih. Apalagi tahun lalu kita menjadi negara yang memimpin aksi cleanup terbesar di dunia, kita harus lebih semangat,” ujar salah satu selebriti ternama ini.

World Cleanup Day juga merupakan aksi yang sejalan dengan kampanye pemerintah Indonesia, yaitu Gerakan Indonesia Bersih. Pada 15 September tahun lalu, Indonesia memimpin aksi cleanup terbesar di dunia. Indonesia memecahkan rekor tertinggi untuk jumlah relawan, yaitu sebanyak 7,6 juta orang.

Para relawan berhasil mengumpulkan sampah lebih dari 14 ribu ton dari cleanup di seluruh Indonesia. Tahun ini, WCD Indonesia menargetkan 13 juta relawan berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih. WCD 2019 digelar secara serentak di 157 negara.(rdi)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: