Steward Gantikan Tugas Pengamanan di Dalam Area Markas PSM Makassar pada Putaran Kedua Liga 1

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Putaran kedua Liga 1 Indonesia akan bergulir pada Januari 2023 mendatang. Stadion Gelora BJ Habibie atau GBH dipastikan menjadi home base PSM Makassar pada putaran kedua dengan sistem home away.

Yang terbaru, aparat keamanan dari kepolisian tidak lagi berjaga di tribun penonton imbas dari Tragedi Kanjuruhan, Malang yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Ketua Panpel PSM Ali Gauli Arif mengatakan, polisi tidak akan berjaga di ring 1. Tugas pengamanan itu digantikan oleh steward yang di area tribun.

“Tidak boleh sama sekali kepolisian ada di area ring 1 atau zona 1 ini. Jadi yang di dalam hanya ada steward sebagai penanggung jawab di tribun penonton,” jelas pria yang akrab disapa Ulli ini, Jumat (30/12/2022).

Dia mengatakan, steward ke depannya harus benar-benar terlatih menangani situasi tertentu. Selain menjaga keamanan, steward juga harus mengetahui tindakan medis yang memungkinkan di dalam stadion.

“Steward nanti ini harus terlatih dan mempunyai sertifikat. Karena bukan cuma pengamanan tapi juga dapat melakukan tindakan medis jika terjadi sesuatu hal di dalam stadion,” jelasnya.

Ulli belum memastikan terkait steward bertugas saat putaran kedua bergulir. Namun penyelenggara pertandingan tetap mengusahakan hal tersebut.

“Ini kita akan berproses, semua dalam proses menuju kesana, mudah-mudahan kita ini ke arah yang lebih bagus,” ujarnya.

Dia menambahkan pihak keamanan dibatasi dalam peraturan yang baru. Polisi hanya sampai zona dua yaitu melakukan pengamanan di luar stadion. Selain itu, kepolisian juga tidak dilengkapi senjata api.

“Jadi pihak kepolisian itu berada di zona dua di luar stadion. Dengan kelengkapan pentungan, tidak boleh ada senjata,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Parepare AKBP Andiko Wicaksono mengatakan, steward itu dari pihak manajemen PSM Makassar, untuk menyiapkannya, ia menegaskan bukan lagi kewenangannya.

“Sesuai Perpol.nomor 10 tahun 2022, kami tidak diperbolehkan menjaga di dalam stadion dan bahkan sudah dibiasakan sebelumnya. Artinya bahwa pihak keamanan atau pihak kepolisian atau pihak TNI, tidak diperbolehkan untuk mengakses masuk di dalam stadion ketika pertandingan sedang berjalan,” jelasnya.

AKBP Andiko menerangkan, selama ini sudah berjalan pihak keamanan dari kepolisian berada di area stadion, dan untuk persiapan ke depan itu harus sesuai dengan penekanan dari Kapolri.

“Karena selama ini sudah berjalan sebetulnya cuman untuk ke depannya tidak lagi diperkenankan oleh  bapak Kapolri. Petugas yang berseragam itu tidak boleh berada di dalam area stadion, dan kita benar-benar melakukan pengamanan di luar stadion,” tegasnya. (hsl)

Tinggalkan Balasan

tiktok downloader sssTIKTOK