Ratusan Pendaftar Panwascam di Parepare, Zainal Asnun Berpesan Utamakan Integritas dan Profesional

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Menjelang Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Parepare akan merekrut sebanyak 12 anggota menjadi Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam).

Pengumuman pendaftaran, proses pendaftaran dan pengembalian berkas, itu dimulai sejak tanggal 15 hingga 27 September 2022.

Dari 12 Panwascam yang akan diterima, akan dibagi ke 4 kecamatan yang ada di Kota Parepare.

Saat dihubungi seratusnews.id, Ketua Bawaslu Kota Parepare, M Zainal Asnun mengungkapkan, sejak dibukanya pendaftaran, sebanyak 107 orang yang telah mengambil formulir dari empat kecamatan.

“Sejak dibukanya pendaftaran panwaslu kecamatan mulai pada tanggal 15 September hingga saat ini, yang sudah mengambil formulir, Kecamatan Bacukiki 13 orang, Bacukiki Barat berjumlah 37 orang, Soreang 24 orang dan Ujung 33 pendaftar. Totalya yang sudah mengambil formulir sebanyak 107 orang,” ungkap Zainal Asnun, pada Ahad (25/9/2022).

Zainal Asnun mengatakan, yang telah mengembalikam berkas sebanyak 14 orang dari semua kecamatan yang ada.

“Untuk yang mengembalikan formulir itu Kecamatan Bacukiki 3 orang, Bacukiki Barat 1 orang, Kecamatan Soreang 5 orang, dan Kecamatan Ujung 5 orang. Totalnya 14 orang yang telah kembalikan formulir,” jelas Ketua Bawaslu Parepare itu.

Lebih lanjut dikatakan, total yang Panwascam yang akan diterima, itu sebanyak 12 orang, sesuai aturan yang ada di Undang-undang, bahwa setiap kecamatan yang akan diterima hanya 3 komisioner Panwascam.

“Sesuai perintah Undang-undang, akan diterima 3 komisioner Panwaslu Kecamatan dan jumlah kecamatan kita di Parepare hanya empat, maka yang akan diterima itu hanya 12 orang,” tambah Zainal Asnun.

Pendaftar Panwascam di Parepare yang telah mengembalikan berkasnya, akan mengikuti sejumlah seleksi hingga dinyatakan lolos sebagai pengawas di tingkat kecamatan.

Zainal Asnun menjelaskan penyeleksian panwascam pada Pemilu 2024 akan diperketat karena jalur seleksi yang ada, panjang sekali dibandingkan dengan tahap sebelumnya.

“Calon panwascam harus mempersiapkan dirinya mengikutu seleksi verifikasi administrasi, tes tertulis secara online dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan akhirnya akan diloloskan sebanyak 24 orang,” jelas Zainal Asnun.

“24 orang ini untuk dua kali kebutuhan dan setelah tahap itu, akan melaju ke tes wawancara yang akan dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/kota,” sambung Ketua Bawaslu Parepare.

Banyaknya peminat menjadi Panwascam, Zainal Asnun sangat bersyukur, karena akan menjadi ruang kompetisi jelas sesuai kapasitas masing-masing calon.

“Saya kira ini sangat baik, karena terkumpulnya putra putri terbaik Kota Parepare untuk mengikuti seleksi menjadi Panwascam dan pendaftarnya banyak begini, ini akan jelas kompetisinya, dan tentu kami akan memilih yang terbaik dari yang baik,” tegasnya.

Zainal juga berharap, dari ratusan pendaftar, di akhir seleksi yang terpilih sebagai Panwascam harus bekerja sesuai undang-undang.

“Panwascam yang lolos bekerjalah sesuai undang-undang terutama berintegritas, profesional dan bagaimana melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ketua Bawaslu Parepare itu juga mengingatkan, setelah nantinya Panwascam mampu menciptakan Pemilu di Parepare secara demokratis.

“Agar tercipta di Parepare, Pemilu secara demokratis dan nantinya ada yang tidak lolos jangan kecewa, Insya Allah jika ingin mengabdikan diri ke penyelenggara Pemilu khususnya ke pengawas, masih ada ditingkat kelurahan atau desa dan masih ada lagi pengawas di TPS. Silahkan menunggu menunggu informasi sembari menjadi pengawas partisipatif,” pungkasnya. (hsl)

Tinggalkan Balasan