Terus Dorong Program Inklusi, YLP2EM Gandeng Puluhan Jurnalis di Parepare

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM), menggelar dialog revitalisasi/pembentukan forum media tingkat Kota parepare terkait program inklusi.

Dialog ini merupakan program kolaborasi dengan mitra YLP2EM, yakni Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI).

Puluhan jurnalis dari perwakilan media, baik elektronik, cetak dan online hadir dalam dialog yang berlangsung di Teras Empang Cafe and Resto, di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Kordinator Program Inklusi YLP2EM, Abdul Samad menjelaskan, program inklusi ini, juga turut melibatkan media dalam membantu melakukan perubahan.

“Program ini, media diikut sertakan dalam membantu melakukan perubahan. Perubahan bahwa masyarakat menerima manfaat sosial, ekonomi, budaya dan politik dari negara,” jelasnya.

Abdul Samad juga, menyebut, Indonesia telah lama mendengung-dengungkan persoalan masyarakat yang inklusi atau dengan istilah lainnya masyarakat adil dan makmur.

“Selama ini, mulai tahun 1945 negara mendengung-dengungkan negara yang inklusi, masyarakat adil dan makmur. Apakah ini sudah dirasakan terutama bagi perempuan, anak dengan kelompok disabilitas, untuk mendapat layanan atau bantuan sosial dari pemerintah,” imbuhnya.

Pihaknya juga mendorong, agar bersama-sama menghadapi kondisi sosial yang dirasakan oleh masyarakat.

“Persoalan-persoalan ini yang harus kita hadapi bersama. Maka kami dari BaKTI khususnya YLP2EM mendorong penghapusan kekerasan di Parepare,” tegas Abdul Samad.

Koordinator Program Inklusi YLP2EM itu juga mengajak kerjasama dengan sejumlah stakeholder, untuk mendorong pemerintah merumuskan Peraturan daerah atau Perda.

“Maka kami kerjasama dengan media dan kelompok konstituen masyarakat, dan juga mendekati DPRD dan Pemkot, bagaimana merumuskan kebijakan dalam bentuk Perda,” harapnya.

Saat tampil sebagai pembicara, anggota DPRD Parepare,

Yasser Latief menekankan kepada jurnalis, agar menjadi pencari informasi yang terus gelisah dengan kondisi yang ada.

“Saya mengingatkan ke teman-teman (jurnalis), jadilah wartawan yang gelisah terus. Karya jurnalistik yang hebat itu mampu menggerakkan orang untuk membantu,” katanya.

Mantan Direktur Koran Pare Pos itu juga berharap, agar jurnalis terus mengasah kepekaan sosialnya, agar Sumber Daya Manusia (SDM) lebih baik.

“Bahasa saya jurnalis itu sebagai orang sering gelisah saat melihat sesuatu yang di sekitarnya. Dan jangan lupa untuk lebih mengasah SDM-nya agar menjadi lebih baik. Ini demi menjaga marwah kita sebagai jurnalis,” harapnya.

Setelah dialog selesai, pada kesempatan itu, juga dilakukan pembentukan Forum Media yang diberi nama Media Inklusi, dan memilih Fatahuddin sebagai Koordinator. (hsl) 

Tinggalkan Balasan

Next Post

Wali Kota Taufan Pawe Kembali Terima Dua Penghargaan Dari Badan Kepegawaian Negara

Sel Sep 20 , 2022
SERATUSNEWS.ID, MAKASSAR — Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Bahkan Wali Kota Parepare dua periode itu mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Pertama BKN Award 2022 Pemerintah Kota Tipe Sedang. Pemkot Parepare berhasil mencapai peringkat kedua atas capaian dalam implementasi penerapan […]

You May Like