Wali Kota Taufan Pawe, Instruksikan ke Disdukcapil Parepare Gencar Sosialisasi Aturan Baru E-KTP

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mengeluarkan Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama Pada Dokumen Pendidikan.

Salah satu hal penting yang ditekankan pada Permendagri tersebut yakni Pasal 4 ayat 2 Poin C yakni pencatatan nama pada dokumen kependudukan, jumlah kata paling sedikit dua kata, dan jumlah huruf paling banyak enam puluh huruf, termasuk spasi.

Terkait hal itu, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menginstruksikan Disdukcapil menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait kebijakan tersebut.

“Kami juga minta Disdukcapil terus memastikan pelayanan maksimal dalam berjalan,” katanya, Senin (23/5/2022).

Terpisah, Kepala Seksi Identitas Penduduk, Andi Made Ali Patiroi, terkait sosialisi Permendagri tersebut, akan menambahkan warga yang akan mengurus dokumen adminduk, dengan memahami pemahaman, dan penjelasan agar warga memahami aturan tersebut, diterapkan dalam dokumen administrasi.

“Melalui kesempatan ini kami sampaikan bahwa sekarang ada aturan baru, di mana pencatatan nama warga di Kartu Keluarga maupun e-KTP memiliki paling sedikit dua kata dan tidak boleh dsingkat lagi,” terangnya.

Made Ali menambahkan, beberapa penerapan aturan tersebut pada dokumen adminduk lainnya yakni biodata penduduk, Kartu Identitas Anak, surat keterangan kependudukan, dan akta pencatatan sipil.

Misalnya, jika ingin menggunakan nama Aliimran, itu masih terhitung 1 suku kata, sehingga harus ditambahkan lagi 1 suku akta di belakangnya, misalnya Aliimran Amin. Jika ditulis Ali Imran, maka terhitung 2 suku kata yang sesuai dengan aturan,” tutupnya.

Sekadar diketahui, aturan-aturan tersebut ditetapkan pada 11 April 2022 dan telah diundangkan pada 21 April 2022, oleh Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham, Benny Riyanto. (adv)

Tinggalkan Balasan