Mayat Kakek di Jalan Kijang Parepare Ditemukan Sudah Dalam Kondisi Membusuk

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Warga Jalan Kijang, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat, pada Senin (21/5/2022) pagi.

Mayat warga yang diketahui bernama Lala Poto (64), yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan ini, ditemukan sudah dalam kondisi membusuk.

Seorang saksi mata yang juga Ketua RT 002/RW 008, Rosliana mengatakan, saat ditemukan posisi mayat Lala Poto dalam posisi telungkup, dan pintu rumah yang terbuka.

“Saya dengan keluarganya menemukan di rumahnya. Posisinya itu telengkup,” singkatnya.

Lebih lanjut, Rosliana mengakui kurang mengetahui sebab akibat meninggalnya Lala Poto ini.

“Kurang tahu juga, karena baru dilihat tadi di rumahnya,” jelasnya.

Ia pun menaruh curiga setelah tempat airnya tidak diambil selama dua hari lamanya.

“Curigaku, di rumah ambil air terus ada tempat airnya. Jadi kemungkinan Lala itu sakit karena kemarin tidak diambil tempat airnya,” imbuhnya.

Rosliana pun berinisiatif bersama keluarga Lala Poto, untuk melihat kondisinya di dalam rumah, dan ternyata sudah tidak  bernyawa lagi.

“Terus naik ke rumahnya untuk melihat kondisinya dan ternyata sudah meninggal,” ujarnya.

Perempuan yang menjabat Ketua RT di Jalan Kijang ini juga mengatakan, kecurigaannya mulai muncul ketika sudah seminggu tak pernah melihat sosok Lala Poto.

“Kalau saya itu tidak pernah melihatnya sudah seminggu. Hanya tempat airnya yang sudah dua hari di situ,” pungkasnya sambil menunjuk di depan rumahnya.

Kini mayat Lala Poto sudah berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Parepare, untuk dilakukan identifikasi lebih lamjut guna memastikan sebab kematiannya.

Saat ditemui di RSUD Andi Makkasau, Kapolsek Ujung Polres Parepare, AKP. Muhammad Anwar mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan pertama adanya penemuan mayat ini dari Ketua RT setempat.

“Tadi itu penemuan mayat yang melaporkan pertama kali kepada kami itu Ketua RT setempat,” jelasnya.

Kapolsek Ujung itu juga menjelaskan, mayat yang ditemukan itu sudah dalam keadaan membusuk,  dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tindaklanjut seusai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Tadi ditemukan sudah menjadi mayat dan sudah terjadi pembusukan. Terus kami tidak bisa mengandai-andai di sana, karena harus sesuai dengan SOP dan harus dibawa ke rumah sakit,” jelas AKP. Muhammad Anwar.

Dia juga mengatakan, dari informasi yang diperokeh, Lala Poto seminggu lalu mengeluh sakit di bagian kepala.

“Informasi yang kami dapat, dia mengeluh sakit pada kepalanya, dan keluarganya ada cuman hanya sepupu satu kali,” katanya.

Lanjut AKP Anwar, hasil pemeriksaan awal, mayat ditemukan membusuk dan diperkirakan sudah meninggal 2 atau 4 hari lamanya.

“Hasil pemeriksaan dokter tadi, mayat sudah ditemukan membusuk dan diperkirakan sudah meninggal dua atau empat hari,” jelasnya.

Ia juga menyimpulkan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lala Poto.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan disimpulkan meninggal dalam keadaan wajar,” ungkapnya. (hsl/ag)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Cegah Penyebaran PMK, DISNAKIN Enrekang Tingkatkan Pengawasan Hewan Ternak

Sen Mei 23 , 2022
SERATUSNEWS.ID, ENREKANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menggelar rapat koordinasi peningkatan kewaspadan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ), yang bertempat di Aula Kantor Disnakin, Senin (23/5/2022). Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran direktorat jenderal peternakan dan perikanan nomor : 0600/PK 301/F/05/2022 tanggal 6 […]

You May Like