Pemotongan 17 Persen UKT, Dema IAIN Parepare Sebut Sesuaikan Perekonomian Orang Tua Mahasiswa

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Pengurus Dewan Eksektif Mahasiswa (Dema) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan Wakil Rektor II dan III menggelar dialog terkait polemik SK Rektor Nomor 2431 tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), pada Selasa (15/2/2022).

Dalam dialog itu, Ketua Dema IAIN Parepare, Muhammad Zaldy mengatakan, mereka menuntut beberapa poin yang diajukan ke Rektor untuk berdialog terbuka setelah pelantikan pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa).

“Tuntutan kami ada tiga poin, memaksimalkan sosialisasi informasi pengajuan penurunan UKT secara merata, kedua memperpanjang masa pengajuan pemotongan UKT semester genap, ketiga menyesuaikan kondisi perkenomomian orang tua mahasiswa dan melibatkan mahasiswa dalam perumusan prosedur penurunan UKT untuk semester genap,” jelas Zaldy.

Lebih lanjut dikatakan, Rektor harus menerbitkan surat kebijakan itu, untuk itu mereka menurutnya penetapan 17% adalah salah satu bentuk kesewenang-wenang dari pihak kampus.

“Rektor harus mengeluarkan kebijakan untuk melihat kondisi mahasiswa dan tidak pernah melihat kondisi mahasiswa sekarang sehingga sewenang-wenang menetapkan 17 persen namun kondisi saat ini tidak bisa kita sama ratakan,” tambah Zaldy.

Sedangkan Wakil Rektor II Wakil Rektor II bagian Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Sudirman L mengatakan, informasi keringanan SK Rektor itu telah terupload di Web kampus namun mekanisme sosialisasinya kurang sehingga mahasiswa tidak mengetahui.

“Informasi tentang keringanan SK Rektor sudah kami infokan di web resmi IAIN Parepare, namun mungkin saja mekanisme sosialisasinya yang kurang sehingga mahasiswa tidak mengetahui,” jelas Sudirman.

Penetapan 17 persen, lanjut Sudirman, akan mengikuti penurunan semester kemarin sehingga mahasiswa hanya mengajukan penurunan yang tidak perlu mengisi form kembali.

“Namun ketika dari pihak ketua Dema dan Sema memiliki data untuk membuktikan pengelompokan UKT sesuai Kondisi mahasiswa. Maka saya akan menindak lanjuti tuntutan ini dengan membawa bukti tersebut kepada Rektor,” tegasnya. (hsl/ag)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Syekh Hussein Jaber Ingatkan Masyarakat Bumi Nene Mallomo Untuk Menjadi Ahlul Quran

Sel Feb 15 , 2022
SERATUSNEWS.ID, SIDRAP — Dai kenamaan, Syekh Hussein Jaber, mengisi tabligh akbar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-678 Sidenreng Rappang, Selasa (15/2/2022) malam, di Masjid Agung Pangkajene. Acara dihadiri Wakil Bupati Sidrap, H. Mahmud Yusuf, Dandim 1420, Letkol Dodi Nur Hidayat, Kapolres Sidrap, AKBP Ponco Indriyo, Kakan Kemenag Sidrap, H. Muhammad […]

You May Like