Ikut Terlibat Pengawasan Patisipatif, Pemuda Muhammadiyah dan Bawaslu Parepare Gelar Penandatanganan MoU

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Parepare.

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu, di Jalan Lasiming No. 34 A, Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, pada Jum’at (11/2/2022).

Saat ditemui seratusnews.id, Ketua Hubungan Antar Lembaga Pemuda Muhammadiyah Kota Parepare, Buhaerah mengatakan, MoU ini merupakan nota kesepahaman dengan Bawaslu mengenai pelibatan dalam pengawasan dan pendidikan politik.

“Beberapa poin penting dalam nota kesepahaman tadi, berisi tentang pengawasan partisipatif. Kami Pemuda Muhammadiyah selain melibatkan diri dan terlibat dengan Bawaslu dan akan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” jelas Buhaerah.

Lanjut Buhaerah, Pemuda Muhammadiyah akan membantu Bawaslu melakukan pengawasan-pengawasan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Legislatif hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Membantu Bawaslu melakukan pengawasan-pengawasan khususnya terkait dengan pelanggaran-pelanggaran yang terjad di masyarakat. Lembaga ini (Pemuda Muhammadiyah) juga adalah lembaga tidak berbau politik yang bersifat kemasyarakatan dan keummatan,” sambung Buhaerah.

Buhaerah juga berharap kedepannya proses terselenggaranya Pemilu tentunya harus berkualitas agar bisa melahirkan proses yang baik.

“Harapan kami kedepannya menghasilkan proses penyelenggaraan pemilu yang berkualitas dan tentunya proses dengan kualitas yang baik pula,” harapnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muhammad Zainul Asnun mengatakan, penandatangan MoU dengan Pemuda Muhammadiyah agar bisa bersinergi melakukan program pendidikan politik untuk masyarakat kedepannya.

“Poin pentinya dari penandatanganan MoU Bawaslu dengan Pemuda Muhammadiyah akan bersinergi memberikan pendidikan politik ke masyarakat luas Kota Parepare,” jelas Zainul.

Zainul juga mengutarakan, bahwa program pendidikan politik yang di Bawaslu untuk meningkatkan partisipasi pengawasan Pemilu.

“Ini juga sejalan dengan programnya kita di Bawaslu untuk meningkatkan partisipatif masyarakat dalam pengawasan dan ternyata juga Pemuda Muhammadiyah memiliki program pendidikan politik ke masyarakat,” lanjut Ketua Bawaslu Parepare.

“Intinya, Insya Allah kedepan kita akan bangun komunikasi tentang pelaksanaan pengawasan partisipatif dan pendidikan politik kedepannya,” sambung Zainul.

Bawaslu telah melakukan tandatangan MoU dengan sejumlah lembaga kepemudaan dan Perguruan Tinggi yang ada di Parepare.

“Tercatat sampai sekarang ada Pemuda muhammadiyah dan PMII yang sudah kerjasama dalam penandatanganan MoU dan untuk Perguruan Tinggi yang ada di Parepare seperti Universitas Muhammadiyah dan IAIN Parepare,” jelasnya.

Ia pun berharap hasil dari MoU ini ditindaklanjuti bersama-sama untuk meningkatkan pemahaman bersama dengan masyarakat dan apalagi saat ini telah memasuki tahapan Pemilu.

“Harapan kita kedepannya supaya hasil dari MoU ini, bisa bersama-sama meningkatkan pemahaman masyarakat. Apalagi sementara mau masuk dalam tahapan Pemilu dan Pilkada, bisa bersinergi menyakinkan masyarakat tentang regulasi larangan-larangan politik, penyelenggaraan Pemilu seperti kampanye dan politik uang,” tutup Zainul. (hsl/ag)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Begini Kesan AKBP. M.Arief Sugihartono Selama Menjabat Kapolres Pinrang

Jum Feb 11 , 2022
SERATUSNEWS.ID,PINRANG — Setelah menjabat selaku Kepala Kepolisian Resort Pinrang Selama kurang lebih 17 Bulan, AKBP M.Arief Sugihartono, S.I.K, MT bergeser dan pindah tugas ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi selatan (Sulsel). Hal ini terungkap ketika Pemerintah kabupaten Pinrang menggelar Pisah Sambut Kapolres Pinrang dari AKBP M.Arief Sugihartono, S.I.K, MT kepada Pejabat […]

You May Like