Warga Barru Dari Malaysia akan Dijemput Khusus di Parepare

SERATUSNEWS.ID, BARRU- Lima warga Barru yang diderpotasi atau dipulangkan oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia, akan dijemput khusus oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Barru di Pelabuhan Parepare, Jumat (05/06/2020).

Sekretaris Daerah Barru, Abustan menyebutkan, sesuai instruksi Bupati Barru Suardi Saleh, lima warga itu akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum masuk ke wilayah Barru.

“WNI yang dideportasi dari Malaysia, termasuk lima warga asal Barru, rencananya tiba di Pelabuhan Parepare pada pukul 7.00 Wita. Mereka langsung diperiksa pemeriksaan oleh Tim Kesehatan Provinsi dan Parepare,” kata Abustan kepada wartawan di media center TGTPP Barru, Kamis (04/06/2020).

Setelah pemeriksaan itu, pihak Pemkab Barru akan menjemput untuk dilakukan rapid tes. Bila ada yang ditemukan reaktif, maka disiapkan ambulance untuk penanganan lebih lanjut. Termasuk disiapkan tempat karantina khusus.

Sedangkan yang non-reaktif, terlebih dahulu dibawa ke posko TGTPP di Barru untuk dilakukan indentifikasi lebih lanjut sebelum diantar ke rumah keluarganya masing-masing.

“Intinya, harus steeril dari Covid-19, baru bisa kita antar ke rumah keluarganya masing-masing,” tambah Abustan yang juga eks Kepala Dinas Pendidikan Barru.

Juru Bicara Khusus Covid-19, dr Amiz Rivai menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan alat screening dan fasilitas rapid test untuk memeriksa lima warga itu sebelum masuk ke wilayah Barru. Termasuk mobil khusus untuk menjemputnya.

Sekadar diketahui, 5 warga Barru ini diderpotasi oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia bersama 145 warga Sulsel lainnya. Sebagian diantara mereka, ditemukan tidak melengkapi diri dengan dokumen keimigrasian.
(Humas Barru)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Fungsi Inspektorat Ditambah, Cegah Korupsi dan Awasi Reformasi Birokrasi

Kam Jun 4 , 2020
SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2019 tentang perubahan atas PP 18/2016 tentang Perangkat Daerah, fungsi Inspektorat ditambah sebagai pelaksana pencegahan tindak pidana korupsi dan pengawasan Reformasi Birokrasi. Ini disampaikan Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, usai mengukuhkan sejumlah pejabat Inspektorat serta administrator di Auditorium BJ Habibie […]

You May Like