BPPT Akan Gunakan TMC untuk Menanggulangi Potensi Banjir oleh Curah Hujan Tinggi

SERATUSNEWS.ID, JAKARTA — Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) siap membantu menanggulangi banjir besar akibat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Jakarta, Bogor Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Hal itu dijelaskan oleh pihak BPPT saat menggelar rapat koordinasi di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Dalam siaran pers tertulis BNPB dikatakan, penggunaan alat TMC oleh BPPT ini bertujuan untuk percepatan penurunan hujan, dan BPPT merencanakan akan menurunkan hujan ke Selat Sunda atau Lampung, namun jika arah angin ke timur akan di turunkan ke waduk-waduk seperti Jatiluhur dan Jatigede.

Untuk membantu proses TMC tersebut BPPT bersama BNPB dan TNI akan mengerahkan 2 jenis unit pesawat yakni CN295 dan Casa untuk melakukan kegiatan pengamatan atmosfer secara intensif atau Intensive Observation Period (IOP) selama periode puncak musim hujan, mulai dari 18 Januari-16 Februari 2016 untuk mengetahui cuaca ekstrim penyebab banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Kepala Bidang Pengkajian dan Penerapan TMC, Tri Handoko Seto, menerangkan bahwa selama dalam kegiatan observasi akan dioperasikan beberapa alat, yakni mobile radar, radiosonde, radiometer, microrain radar dan AWS.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati pada kesempatan itu juga turut memaparkan perkembangan prediksi cuaca terbaru dalam dua pekan kedepan yang patut diwaspadai.

“Aliran udara basah dari Timur Afrika diperkirakan menuju wilayah Indonesia dan dapat mengakibatkan potensi hujan ekstrem pada tanggal 10-15 Januari,” jelasnya.

Selanjutnya, pergerakan aliran udara basah juga masih akan berlanjut pada Januari akhir hingga pertengahan Februari 2020.

“Aliran udara basah masuk ke Indonesia diperkirakan pada tanggal 10-15 Februari 2020 dan siklus berulang pada akhir Januari hingga pertengahan Februari 2020, ungkap Dwikorita.

Adapun sejumlah wilayah di Indonesia yang diprediksi akan terdampak hujan dengan intensitas tinggi hingga ekstrem tersebut meliputi Sumatera bagian tengah, Jawa, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi bagian selatan hingga tenggara. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mempersiapkan segala sesuatu sebagai antisipasi kemungkinan bencana yang dapat berpotensi terjadi. (*/ag)

Tinggalkan Balasan

tiktok downloader sssTIKTOK