Takjub, Kebakaran Hebat Melanda Wilayah Ujung Baru Parepare Menyisahkan Potongan Ayat Quran yang Masih Utuh

SERATUSNEWS.ID, PAREPARE — Setiap ada bencana pasti ada pesan yang tersirat di baliknya dan biasanya ditandai dengan hal-hal di luar logika manusia, seperti halnya saat kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk yang dihuni oleh 49 jiwa di RW 7, RT1 dan RT 2, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (26/12/2019) pagi.

Saat warga berduka dan di tengah mereka sedang membersihkan puing-puing sisa kebakaran serta mencari benda-benda yang mungkin masih berharga, ditemukan sebuah potongan Alquran dalam kondisi sudah tidak utuh lagi, namun masih bisa terbaca dengan jelas potongan ayat yang terkandung di dalamnya, dimana secara logis ketika kertas dijilat oleh api, itu semestinya terbakar.

Potongan ayat Quran ini terekam kamera salah seorang wartawan televisi swasta nasional, Suddin Syamsuddin saat meliput pasca terjadinya kebakaran.

“Sebagai wartawan beberapa kali saya melihat peristiwa kebakaran, dan sering kali menemukan Quran tak tersentuh api, pengalaman kali ini sungguh sangat menakjubkan, jangankan lemari kayu, peralatan rumah tangga yang terbuat dari besi pun hangus terbakar,” jelas Syam sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Syam menuturkan, potongan ayat Quran ia temukan di bahagian tengah kamar salah seorang warga yang menjadi korban kebakaran.

“Saat saya liputan di lokasi kejadian, seakan ada yang menggerakkan kamera saya menuju pada potongan ayat Quran dan guci yang bertuliskan lafaz Allah itu,” jelasnya.

Guci milik warga yang bertuliskan lafaz Allah yang ditemukan pada puing-puing kebakaran

Padahal gambar warga yang mencari sisa-sisa harta mereka utamanya berkas dan perhiasan emas siang tadi, lanjut Syam, lebih menarik untuk dishoot, namun entah kenapa seoalah dirinya ada yang menggerakkan untuk fokus mengambil gambar potongan ayat Quran itu.

Setelah ditelusuri, pada potongan ayat itu, sangat jelas tertulis surah Al-Qasas ayat 17 yang berbunyi, “Qāla rabbi bimā an’amta ‘alayya fa lan akụna ẓahīral lil-mujrimīn”.

Musa berkata: “Ya Tuhanku, demi nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, aku sekali-kali tiada akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa”, demikian isi terjemahan penggalan ayat 17 dalam surah Al-Qasas ini. (*/ag)

Tinggalkan Balasan

tiktok downloader sssTIKTOK