Melihat Aktivitas PSDI Kominfo Sidrap Saat Bertugas

SERATUSNEWS.ID, SIDRAP — Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah, sektor komunikasi dan informatika merupakan urusan yang dijalankan bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Tujuannya tentu saja agar informasi pembangunan bisa segera diketahui masyarakat dengan mudah.

Di daerah sendiri tugas Kominfo memang tidaklah mudah, di setiap kegiatan mereka sudah harus lebih cepat mendapatkan informasi detail seputar kegiatan yang berlangsung, setelah itu, kemudian informasinya diteruskan ke sejumlah Jurnalis.

Kominfo juga harus mengupdate informasi di website ataupun laman media sosial yang mereka miliki. Tentunya dibutuhkan kejelian dan ketepatan mengolah data dan informasi yang cepat, salah sedikit akibatnya bisa fatal.

Di kabupaten Sidrap sendiri Dinas Kominfo yang saat ini dikepalai oleh Kandacong Mappile, menerapkan program Pengembangan komunikasi, Informasi dan Media Massa. Program ini akan menyampaikan informasi tentang kebijakan program pembangunan dan kondisi daerah serta untuk memberikan pemberitaan yang berimbang.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Infrastruktur, Komunikasi dan Informatika (PSDI Kominfo) atau Hubungan Masyarakat (Humas) Sidrap, Andi Surya Praja Hadiningrat, tantangan yang dihadapi personilnya pada era digital ini, adalah kecepatan informasi dan transaksi elektronik tidak dapat dihindari serta perlu adanya dukungan infrastruktur yang memadai.

“Alhamdulillah hingga saat ini teman-teman bekerja sesuai dengan porsinya, hasilnya bisa dilihat saat ini dimana hampir setiap informasi di wilayah Sidrap, pintunya melalui tim PSDI Kominfo yang solid,” terang Andi Surya.

Masih menurut Andi Surya, PSDI Kominfo dalam menghimpun informasi memang sangat berhati-hati, karena setiap informasi yang dirilis, efeknya sangat luar biasa.

“Etos kerja teman-teman ini memang patut diapresiasi, bayangkan mereka bekerja serba cepat, informasi detail dari kegiatan sudah harus ada di tangan mereka sebelum acara berlangsung, kadang sudah harus dirilis meski acara belum selesai,” lanjutnya.

Hal inilah yang membuat PSDI Kominfo mengandalkan tenaga muda untuk terjun langsung ke lapangan untuk menghimpun informasi. Informasi ini kemudian di kelola oleh tenaga ahli yang menyaring informasi sebelum akhirnya dirilis ke media maupun website dan sejumlah akun sosial media Kominfo Sidrap.

Di sisi lain, dengan terbitnya UU Pers dan UU Keterbukaan Informasi Publik serta UU Transaksi dan Informasi Elektronik (TIK), keberadaan Kominfo khususnya PSDI menjadi sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan digital dan menunjukkan jati diri sebagai Government Public Relation.

“Walaupun masih memiliki keterbatasan dan kelemahan, bukan sebagai alasan bagi PSDI Kominfo untuk mengurangi layanan publik. Karena dengan keterbatasan ini, kami akan menunjukkan peran dan fungsi PSDI Kominfo untuk menjalankan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.” pungkas Andi Surya. (rdi)

Tinggalkan Balasan

tiktok downloader sssTIKTOK