Bayi di Pinrang Hidup Tanpa Batok Kepala

SERATUSNEWS.ID, PINRANG — Siti Hajar, bayi berusia 4 bulan, warga Kampung Maccubbu, Kelurahan Tonyamang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), hidup tanpa batok kepala. Kondisi ini membuat otaknya menyembul keluar dan kian membesar seiring bertambahnya usia bayi malang ini.

Orang tua Sitti Hajar, Habibie mengatakan, putri ke empatnya lahir secara normal dan ditangani puskesmas Teppo Pinrang.

“Namun setelah lahir, langsung dirujuk ke rumah sakit Lasinrang Pinrang,” kata dia saat ditemui Seratusnews.id di Kediamannya, Sabtu (14/12/2019).

Dia mengatakan, memang ketika bayi itu lahir, sudah dalsm keadaan tanpa batok kepala sehingga otak menyembul keluar.

“Awalnya kecil, namun seiring bertambahnya usia, otak itu juga tumbuh diluar kepala dan membesar,” jekasnya.

Meski kerap dibaw ke RSUD Lasinrang kata dia, namun pihak orang tua belum mendapatkan jawaban dari pihak medis. Pihak dokter lanjut dia, hanya meminta agar tetap bersabar sambil berucap bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya.

“Saya sering bertanya kepada dokter apakah kepala anak saya bisa dioperasi, dokter hanya bilang pasti ada obatnya, jadi hanya bisa bersabar dan berdoa,” katanya.

Menurut dia, sebagai petani tentu biaya untuk operasi batok kepala sittu Hajar teramat mahal. Sebab kata dia, dirinya dan Istrinya sangat khawatir akan kondisi putrinya yang terbaring lemas.

“Kami hanya ingin tahu, sambil berharap ada dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu kami,” harapnya.

Sitti Hajar lahir pada Agustus 2019 lalu dari pasangan suami istri Habibie-Irma. (sr/ag)

Tinggalkan Balasan

tiktok downloader sssTIKTOK