Dua Hari Kantor DLH Parepare Disegel, Sampah Mulai Menumpuk

“Sembilan bulan tanpa gaji. Berikan hak kami. Kami lapar”

SERATUSNEWS.ID,PAREPARE — Memasuki hari kedua penyegelan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare, yang membawahi bidang kebersihan mulai berdampak menumpuknya sampah di sejumlah titik.

Diketahui polemik penyegelan ini imbas dari tuntutan pembayaran gaji 29 honorer pegawai kebersihan yang tidak dibayarkan. Sebelumnya mereka telah berunjuk rasa setelah 9 bulan honor mereka belum juga dibayarkan. Mereka kesehariannya mengangkut sampah-sampah masyarakat yang tersebar di jalan-jalan dan pemukiman.

Sampah mulai menumpuk, imbas mogoknya tenaga kebersihan karena honor yang tidak dibayarkan.

Imbas dari mogoknya mereka dan menyegel kantor DLH beserta sejumlah armada angkutan sampah di dalam lingkungan kantor tersebut, ikut tersegel alias tidak bisa keluar untuk beroperasi karena pintu gerbang dirantai.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Kota Parepare, Ir Syamsuddin Taha saat dikonfirmasi seratusnews.id mengatakan, pihaknya terus berupaya mencarikan solusi untuk peyelesaian honorarium tersebut. Kedua lanjutnya, terkait pengangkutan sampah pihaknya terus melakukan pengangkutan walau itu dengan tenaga dan fasilitas seadanya.

“Iye, untuk penanganan sampah kami sementara ini menggunakan pickup randis (kendaraan dinas) bidang lingkungan hidup, dan dibantu oleh motor roda tiga di Kecamatan-kecamatan,” singkatnya.

Sekadar diketahui, selain menutup rapat pintu gerbang kantor DLH yang disertai dengan mengikat rantai besi, sejumlah bentangan spanduk juga muncul, meminta agar upah mereka dibayarkan dulu jika ingin membuka segel gerbang tersebut.

“Bayar dulu baru buka,” tulisnya di spanduk. Spanduk lainnya bertuliskan, “Sembilan bulan tanpa gaji. Berikan hak kami. Kami lapar,” tulisnya. (dn)

Tinggalkan Balasan

tiktok downloader sssTIKTOK