Diusia 7 bulan, Berat Badan Seorang Bayi di Pinrang Hanya 3,8 Kilogram

SERATUSNEWS.ID, PINRANG — Diusianya yang baru menginjak 7 bulan, berat Badan Ulfah, warga Sempang Barat, Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), hanya 3,8 Kilogram. Tentu hal ini jauh dari kata normal jika dibanding dengan bayi usia 7 bulan lainnya, yang rata-rata 7-8 Kilogram.

Dengan kondisi seperti, Ulfah divonis menderita gizi buruk, dan saat ini menjalani perawatan intensif.

Nenek Ulfah, Norma mengatakan, Ulfah lahir dengan persalinan normal dengan berat badan sekira 2,9 kilogram.

“Bahkan cucu saya sempat mengkomsumsi Air Susu Ibu (ASI) selama sebulan,” kata Norma saat ditemui di ruang Mawar RS Lasinrang Pinrang Jumat (6/12/2019).

Saat mengkomsumsi Asi kata dia, pertumbuhan Ulfah cukup bagus, sama dengan bayi seusianya, tetapi di usia ke 48 hari, ibunya meninggal dunia. Karena itu, kata dia, Ulfah hanya mengkomsumsi susu bubuk yang dibeli di toko, dan membuat berat badannya turun drastis.

“Sejak itu, ulfah berlangganan keluar masuk rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Norma, Ulfah sudah empat kali mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, bahkan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Makassar, sebelum akhirnya kembali menjalani perawatan di RS Lasinrang Pinrang.

“Sepeninggal ibunya, Ulfah dan saudaranya yang masih berusia 4 tahun, berada dalam perawatan saya,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Norma, bapak kandung Ulfah, Nawir sibuk mencari nafkah sebagai montir di salah satu bengkel di kampung.

Penanggung Jawab Ruang Mawar RSU Lasinrang Pinrang, Sumiyati Sadi mengatakan, Ulfah menderita komplikasi gizi buruk dengan penyakit Paru-paru. “Nah penyakit ini berdampak pada berat badannya,” jelasnya.

Saat ini kata dia, tim medis yang menangani Ulfah konsen untuk mengembalikan kondisi gizi yang dialami oleh bayi itu, sambil mengobati penyakit paru-paru yang dideritanya.

Meski tidak ada hal mengkhawatirkan pada kondisi Ulfah, namun perawatan yang dilakoni oleh Bayi malang itu, diperkirakan memakan waktu yang lama.

“Masa Penyembuhannya, mungkin butuh waktu yang lama.” tutupnya. (srd/ag)

Tinggalkan Balasan

tiktok downloader sssTIKTOK