Polres Sidrap Berhasil Tangkap Pelaku Narkoba Jaringan Internasional

SERATUSNEWS, SIDRAP — Jajaran Polres Sidrap kembali mengukir prestasi atas penangkapan dugaan pelaku narkoba jenis sabu tersebut merupakan jaringan internasionl.

Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono didampingi Kasat Narkoba AKP Andi Sofyan, menjelaskan jika penangkapan delapan pelaku tersebut terjadi di tiga lokasi berbeda.

“Ada tiga lokasi dengan 8 orang telah tersangka. Jumlah barang bukti keseluruhan 750 gram dari sepekan anggota bekerja dilapangan mengungkap kasus ini,” ungkap Budi Wahyono dalam press release di Mapolres Sidrap dijalan Bau Massepe nomor 1 Pangkajene, kecamatan Maritengngae Sidrap, Senin (25/11/2019).

Kapolres menjelaskan jika kasus 500 gram ini diungkap sesuai Laporan Polisi dengan Nomor : LPA / 139 / XI /2019/ SPKT, tanggal 11 Nopember
2019 yang dipimpin AKP Andi Sofyan beranggotkan delapan orang.

Tersangkanya ada 3 orang yakni Nasrung alias Ulla (47 tahun) warga Parepare, Syarifuddin alias Udin (40 Tahun) warga beralamat tempat tinggal di Nunukan, dan Sapri alias Sappe (38 tahun) juga asal Nunukan Kaltara.

TKPnya, di tangkap pada hari Senin tanggal 11 Nopember 2019, sekitar pukul 12.00 wita, di Kelurahan Kanyuara Kecamatan Wattang Sidenreng, Sidrap. 

Tersangka Nasrung lebih dulu ditangkap lebih dulu, kemudian dua rekannya yakni Syafruddin ditangkap di Lawawoi Watang Pulu serta pemasoknya Sapri dikejar hingga di Nunukan, dua hari kemudian tepatnya 13 Nopember 2019 lalu, sekitar jam 17.00 wita di Pelabuhan jalan Porsas Kelurahan Nunukan Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

“Kasus ini merupakan jaringan internasional, dari keterangan sementara bahwa pasokan barang haram tersebut dari Malaysia. Barang buktinya setengah kilo dan masih dikembangkan,”ungkap Kapolres lagi.

AKBP Budi melanjutkan, jika kasus tersebut masih dilokus pengungkapannya karena jaringan internasional. Penangkapan tersebut berhasil karena anggota yang berpura-pura menjadi pembeli.

“Kita ungkap dengan Undercover buy, dengan anggota menyamar pembeli. Alhamdulillah, kerja keras anggota membuahkan hasil,”lontarnya.

Adapun pasal yang disangkakan yakni¬†Pasal 114 Ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (2) jo 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancamannya bisa seumur hidup, minimal 20 tahun penjara,” tegaasnya. (*/fat)

Tinggalkan Balasan

tiktok downloader sssTIKTOK