Mengintip Kampung Pandai Besi Massepe

SERATUSNEWS.ID,SIDRAP – Massepe bagi masyarakat Sidrap Sulawesi Selatan tentu bukanlah nama yang asing. Bagaimana tidak 100% peralatan pertanian di Sidrap memang berasal dari Massepe ini.

MENEMPA BESI PANAS : Pandai besi Massepe bekerja dengan peralatan khusus

Kampung Massepe ini berada di Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan. Di kenal sebagai kampung Pandai besi yang disejajarkan dengan kampung pandai besi di sejumlah wilayah di Indonesia. Ratusan peralatan perkebunan dan pertanian di massepe ini di selesaikan hanya dalam waktu sehari. Karena cukup menjanjikan usaha inipun terus dilestarikan warga sekitar secara turun temurun.

Mulai pagi hari suara besi yang beradu sudah terdengar ketika kita mengunjungi wilayah ini. Maklum saja pada pengrajin memang sudag mulai mengerjakan pesanan pelangan sejak pagi buta. Uniknya pekerjaan ini serentak dihentikan ketika memasuk waktu sholat dan juga jam jam istirahat.

KOMPAK: Di butuhkan kerjasama yang baik untuk menempa besi yang masih panas

“Memang sudah kesepakatan warga,kalau memasuki jam istirahat semua pekerjaan harus dihentikan,itu salah satu bentuk toleransi warga di Massepe”. Terang Bakri salah satu pandai besi yang mengaku sudah mulai menjadi pengrajin sejak masih berusia 16 tahun.

Peralatan pertanian dan perkebunan buatan pandai besi Massepe ini tidak hanya dipasarkan di Sulawesi Selatan saja. Tapi juga di wilayah lain seperti Kalimantan,Jawa,hingga Papua.

Dijaman kerajaan menurut warga,masyarakat massepe dahulunya adalah pandai besi yang di tugaskan oleh kerajaan untuk membuat peralatan dan senjata perang. Salah satu yang terkenal adalah Kawali atau badik,yang merupakan senjata tradisional khas masyarakat bugis.

Seiring berjalannya waktu,karenha peperangan sudah berakhir,pandai besi massepe beralih untuk memproduksi peralatan perkebunan dan pertanian. Dan inilah yang melekat padi diri masyarakat Massepe hingga sekarang ini. (rdi)

Tinggalkan Balasan